Pink Transparent Valentine Balloon Heart Pink Transparent Valentine Balloon Heart love story: November 2011

Sabtu, 19 November 2011

cemburu ungkapan sayang but jangan berlebihan

Tip Cinta
Dalam sebuah hubungan cinta, tidak salah jika ada perasaan marah atau cemburu kerana itu sudah menjadi sebuah adat dan tradisi dalam sebuah hubungan cinta tersebut but jangan berlebihan.
Emosi marah pun tidak boleh berlebihan kerana itu hanya akan mendatangkan keretakan dalam hubungan.
kajian pakar mengatakan bahwa hampir 80% keretakan dalam hubungan cinta disebabkan karena saling mementingkan diri sendiri dan berangapan kalau mereka selalu benar. Ini menjadikan masalah krisis dalam hubungan, setiap pasangan akan mulai berfikir untuk memutuskan hubungan dan mencari pengganti yang mungkin lebih memahami perasaannya. tapi pada kenyataanya dia malah semakin tersikasa.
Kadangkala masalah kecil diperbesarkan sedangkan masalah itu bisa diselesaikan secara berfikir yang dingin antara satu sama yang lain. akan Tetapi apabila perasaan marah sudah memuncak dan akhirnya hubungan pun berakhir, mereka hanya beranggapan kalau si dia tidak pengertian tidak sayang atau pun tidak pernah di perhatian, biasanya mereka saling gengsi dalam mengisi hal tersebut dan bersifat saling menunggu ungkapan tersebut dari kedua pihak.

tapi gan kalau jodoh gak akan kemana?
Memang benar jodoh itu gak akan kemana-mana akan tetapi jika tak dicari maka jodoh tak pernah ada. dan ingat,,! sesuatu yang didapat tanpa usaha itu gak bisa yang terbaik kamu bayangin aja sesuatu yang dicari dan dibina dengan semestinya kadang juga kandas di tengah jalan apalagi kita hanya ikhlas dan pasrah dengan keadaan so usaha dan pengorbanan itu modal utama dalam menjalani sebuah cinta
Tetapi hal tersebut harus bisa melekat dalam diri pasangan tersebut agar tidak bersifat parasit jika kita dapatkan seseorang yang begitu kita coba merubah hal tersebut dalam hubungan cinta.
perasaan yang perlu diatasi adalah cemburu.Memang benar cemburu tandanya sayang tetapi jangan melampaui batas.
agar tidak sia-sia hubungan yang dijalin sekian lama terputus begitu saja hanya disebabkan cemburu pada pasangan?
banyak yang mengatakan soal cemburu malah menjadi berbagai cara untuk mengekang perasaan dari pada terus menyelubungi hidup.
Terdapat dua langkah yang bisa diambil untuk mengelakkan perasaan cemburu dan mengawali hubungan yang jujur dan setia.
Memang ada suatu perkara yang tidak memungkinkan kita berterus terang tapi apabila menjadikan pasangan brfikir yang bukan-bukan, lebih baik kita jujur dan berterus terang dengan pasangan dari pada masalah tersebut terus berkelanjutan.
Jika kita jujur pada pasangan, sudah pasti dia akan menaruh kepercayaan dengan kita meski pada awalnya dia brontak tapi perlahan akan reda.
Kesetiaan juga memainkan peranan yang penting kerana jika kita sayang pada pasangan, sudah pasti kita itu setia padanya.
Cinta terasa indah ke manapun kita pergi, si dia setia menemani tetapi terasa pahit apabila kita melihat pasangan berjalan bersama insan lain.
Apapun, jangan biarkan marah dan cemburu terlalu berlebihan. Berikut sedikit panduan untuk membantu kita menjauhi rasa marah dan cemburu, sekaligus merajut keindahan hubungan bersama si dia:
* Jangan sesekali memungkiri janji.
* Sentiasa jujur kepada si dia karena wanita atau lelaki memang benci apabila ditipu.
* Beritahu si dia mengenai sesuatu perkara dengan tepat.
* Jika si dia dalam keadaan bermasalah, sentiasa membantu dan memberi semangat.
* Andai anda jujur, si dia akan setia kepada anda.
* Jangan terlalu membatasi dirinya kerana dia juga inginkan kebebasan.

Kamis, 17 November 2011

puisi sedih

PERIH…. 

Kau benamkan lautan kelam
Kau terbangkan langit tinggi luas membentang
Saat itu kau taklukkan matahari
Kau sanggup hitamkan warna pelangi
Kaupun mampu musnahkan indahnya cerita dalam hidupku ini

Aku yang rapuh menghadapimu
Aku yang lemah tak berdaya di hadapan mu
Terbuai akan kata indahmu……… Menyesatkanku ………
Kemunafikanmu menjadikan awal dari penderita’anku

Dulu hadirnya dirimu memberikan suasana baru dalam hidupku
Merubah segalanya megubah jalan takdir ini menjadi lebih berwarna
Menjadikan hari-hariku penuh dengan torehan kata-kata cinta
Hingga ku mengerti apa artinya saling memiliki saling memahami dan juga saling menyayangi

Tapi semua kini telah berakhir semua itu kau dustai…..
 semua itu kau khianati…………..
Semua sudah menjadi sebuah kenangan dan naungan yang pahit
Kau tinggalkan aku……… lukai aku……. sakiti aku……..

Dulu kita selalu bersama menjalani waktu-waktu dengan 
penuh gembira yang di warnai dengan derasnya canda tawa
Kini semua telah bergegas pergi meninggalkan ku sendiri

Inginku coba bertahan tapi hanyalah kan berbuah siksaan
Namamu yang telah terukir rapi kini hancur dirobek oleh
pahitnya duri-duri yang kamu tanam di hatiku dulu
Perihnya relung hati menusuk  jantungku

Terpaksa semua kenyataan ini ku jalani sendiri meskipun ku terjatuh
Kan ku coba tuk bangkit  lagi
Semua itu kini membekas dan menjadi saksi bisu sebagai bukti suciku
yang tersimpan di bingkisan kalbu...

cerpen cinta


“CINTA TAK HARUS MEMILIKI”

Dia bukan matahari
Tapi menghangatkanku
Dia bukanlah pelangi
Tapi mewarnai hidupku
Dan dia juga bukanlah bulan yang setia menemani malam-malamku
Dia hanyalah insan ciptaan Tuhan yang selalu mengusik benak fikiranku

            Bibirnya yang mungil serta bentuk gigi yang agak gingsul seragam dengan bulu mata hitam mencolok berpadu dengan hidung yang mancung dan wajah yang manis membuat  setiap detikku tak pernah lepas tuk memikirkannya. Mungkin dalam hati pujaan hatilah kata yang pantas disandangnya.
            Bel -pun berbunyi waktu mengerjakan ujian mid semester 2 telah usai. Aku pun beranjak pergi dari tempat duduk dan keluar dengan kertas penuh dengan coret-coretan untuk ku serahkan kepada pengawas,belum sampai di luar tiba-tiba pandangan mataku terhipnotis oleh senyuman manis seorang siswi yang duduk di depan kelas itu. Ku terkesima pada senyumannya,ku terpesona pada pandangan pertamanya. Dia bagaikan hantu yang terus menghantuiku. Sedetik ku coba melupakanya namun ku tak bisa.
Jantung-pun berdetak kencang dan ku merasa nyaman di setiap kali ku dekat dengannya. Mengapa perasaan malu selalu menyelimutiku? Hati slalu ingin berkata tapi mulut tak mampu bicara. Di saat dia pergi, mengapa rasa nyaman berubah menjadi penyesalan resah, gelisah-pun terus menghantuiku. Kini hanyalah bayangan dan angan-angan yang selalu setia menemani hatiku. Bagiku ngelamun adalah suatu hal yang paling ku benci karna tak akan mampu merubah situasi dan kondisi bila tanpa dijalani tapi Kini bersemi menjadi tradisi.
            Senja kini berganti malam dan di setiap malam aku tak pernah lepas memikirkannya yang kemudian di setiap ku memikirkannya, mengapa slalu terbawa dalam mimpi,,,,mimpi dan mimpi,,,
Apa mungkin inilah yang di sebut dengan cinta??? meskipun ku tahu bahwa cinta itu buta, tapi cinta bisa memilih tanpa harus melihat bagi siapa yang dicintainya.

Aku harus mengenalnya

Begitulah kata-kata yang terus-menerus memaksa hatiku untuk melakukannya.
Sebagai tahap awal kucoba mencari informasi tentang dirinya ku berusaha tuk mengenalnya, yang kemudian ku titipkan salam lewat teman sekelasnya.
Walau nitip salam bukanlah suatu langkah yang cepat untuk mengenalinya, akan tetapi bagiku merupakan sebuah isyarat untuk berkenalan. Disamping itu, aku ngak mau semua ini terjadi begitu cepat aku juga gak ingin semua ini terlambat.
Biarlah waktu yang kan menjawab semuanya dan semua itu biarlah berjalan apa adanya.
Ku menunggu dan tetap menunggu balasan salam darinya, tetapi diwaktu ku menunggu, hati ku berbisik “mengapa kau abaikan salam ku ???

“Apa kau merasa hina tuk mengenalku….???”


Semakin ku ingin mengenalmu semakin jauh pula kau pergi dari ku,
Semakin aku mencintaimu semakin pula aku harus menahan perih rasa sakit hati karna mu,
Tapi ku tetap bertahan satu cinta

“C  I  N  T  A”

Beberapa macam cara telah ku coba, berbagai rintangan telah ku lewati, jalan yang terjal-pun ku daki, Hari demi hari silir berganti minggu bertemu minggu, tetap ku menunggu hingga dua setengah bulan telah berlalu,
Semua pengorbananku pun tak sia-sia maka keberhasilanlah yang ku dapati.
Pameran acara rutin tiap tahunan yang makin dahsyat aja merupakan momok terindah dalam dunia asmaraku…..!!!!
            Ku langkahkan kaki dari depan kelasku dan pergi menuju keramaian pameran, sesampainya disitu pandangan mataku tertuju pada bangunan-bangunan rumah bamboo kecil mirip gubuk yang dipenuhi dengan berbagai macam kreasi anak-anak. Ku masih berusaha mencari-cari pujaan hati yang telah lama menghilang.
Target pun ku dapatkan dengan hati deg-degkan bagai benderang mau perang, ku beranikan diri tuk menemuinya karna bagiku ini merupakan kesempatan terahir yang tak akan pernah terulang lagi.
Langkah demi langkah mataku slalu tertuju olehnya, ku menemuinya dan ku coba merangkai kata demi kata, dengan suara agak gugup dan pandangan mataku yang sayup ku menatap parasnya yang manis itu.
Ku tersenyum……..dia pun balas senyum,,,,,,
Hatiku bergetar dan berbisik,
            “Ya Allah sungguh besar kuasa-Mu,”
“Engkau ciptakan makhluk di dunia ini dengan berpasang-pasangan,”
“Engkau atur setiap jodohnya,”
“Engkau pun taburi semua itu dengan benih-benih cinta,“
Maka Ya Allah,,,!!!
“jangan Engkau jadikan cintaku ini melebihi cintaku padamu.”
“jangan Engkau jadikan nikmat-Mu ini melebihi nikmatku bersujud pada-Mu.” dan
“jangan pula Engkau jadikan senyum ini sebagai pengumbar nafsuku, Amien……..!!!!!!”
       Ku menolehkan kepala dan mengajak dia pergi menjauh dari keramaian yang kemudian aku-pun mencari tempat yang pas dan cocok untuk ngomong dengannya,
Di depan kelaslah ku duduk dan ngobrol dengannya layaknya adik dan sang kakak. Hingga selesai-pun aku tak pernah berhenti bercanda tawa dengannya.
Sedikit beban dalam hatiku menghilang yang kemudian hatiku ditumbuh-tumbuhi oleh bunga-bunga yang bermekaran, hingga ku tak percaya atas semua kenyataan ini, sebab semua ini biasa terjadi hanyalah dalam angan dan mimpi…..
Tiga hari PDKT dengannya mungkin waktu yang belum cukup untuk mengetahui kecocokan dan karakter masing-masing,
Namun nafsu telah menahkodaiku hati yang selalu tergesa-gesa dan terburu-buru membuat diriku mencoba untuk memilikinya, mulut boleh bicara tapi hati tidak bisa dibohongi, ku bulatkan tekat dan kupersiapkan mental dan waktu yang tepat untuk nyatakan cinta,,,,,

Pagi itu cahaya matahari bersinar begitu cerah, secerah asa dalam nyaliku, panas terik matahari yang bersinar sepanas bara cintaku yang mengebu.
 ku melihat kerumunan anak-anak yang lagi sibuk mempesiapkan aksesoris-aksesoris di stand masing-masing.
Pengunjung dari SD, SMP, MA-pun berdatangan untuk menikmati acara tersebut, acara yang di isi oleh band-band local dari kelas tiga maupun dari anak-anak OSIS berlangsung cukup meriah,
Seperti biasa ku menemuinya dan duduk-duduk bareng,
aku-pun tak mampu menahan rasa cinta yang terus membara dalam hati ku slama ini. Aku tak kuasa untuk terus memendamnya, hingga akhirnya ku curahkan segala angan dan isi hati tentang perasaanku padanya,,,,
Ku tak menyadari…, wajahnya yang slalu senyum dan ceria kini tampak pucat dan lemas,,, aku bingung tak sepatah kata-pun trucap olehnya,,,,,
Ku bertanya apa penyebabnya,,,???? Namun dia tetap diam dan terus diam..,
Beberapa menit kemudian tiba-tiba dia merundukkan kepala di hadapanku dengan bahasa tubuh yang gugup, ku dengar rintihan kata demi kata “aku juga sayang sama kakak tapi kak..!!! seseorang disana telah memilikiku,” sejenak ku terdiam dan membisu, tadi hatiku dipenuhi taman bunga dan pepohonan yang rindang, kini bersemi menjadi padang pasir tandus yang satu kehidupan-pun tak mampu untuk bertahan hidup, tak terasa butiran-butiran air mataku terjatuh,
Ku tarik nafas dalam-dalam dan ku usap air mata dari kedua pipiku seraya berkata “ya udahlah dek cinta biasanya datang dengan kebahagiaan akan tetapi terkadang cinta juga datang dengan penderitaan…..”
“Maaf ya kak,,,,?? Adik nggak bisa nerima semua kenyataan ne…”
“He’em dek kakak tahu cinta itu tak harus memiliki.”


Pesan cinta:
“Kita harus merelakan sesuatu yang bukan milik kita. Itulah CINTA terkadang membuat kita bahagia tetapi disisi lain cinta terkadang juga membuat kita terluka”


           By : Misb@H_Najh